TATA CARA MENGKONSUMSI MAKANAN ALA RASULULLAH

Ilustrasi

Sekarang masuk pada tata cara mengonsumsi makanan. Ini tidak kalah pentingnya dengan pemilihan menu. Sebab setinggi apa pun gizinya, kalau pola konsumsinya tidak teratur, akan buruk juga akibatnya. Yang paling penting adalah menghindari isrof (berlebihan). Rasulullah bersabda, “Cukuplah bagi manusia untuk mengonsumsi beberapa suap makanan saja untuk menegakkan bulang sulbinya (rusuknya).”

Makanlah dengan sikap duduk yang baik yaitu tegap dan tidak menyandar, karena hal itu lebih baik bagi lambung, sehingga makanan akan turun dengan sempurna. Rasulullah bersabda “Sesungguhnya aku tidak makan dengan bersandar”

Kebanyakan kita tidak memahami kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk minum. Kebiasaan kita adalah minum banyak di kala makan atau langsung minum banyak sesudah makan. Sebenarnya itu kurang baik untuk pencernaan.

Ketika kita makan dan saat kita mengunyah, makanan yang kita kunyah di dalam mulut bercampur dengan enzim air liur (kelenjar ludah) yang memiliki “enzim amilase”. Dan salah satu fungsi enzim tersebut adalah untuk memudahkan penghancuran makanan di dalam proses pengunyahan dan membantu menyempurnakan pengolahan makanan di dalam lambung. Dan ketika makanan di telan, akan bercampur dengan berbagai enzim dan gastric juice di dalam lambung. (gastric juice adalah cairan yang diproduksi oleh lambung untuk menyempurnakan pengolahan makanan)

Mengikuti cara Rasulullah Saw. sebelum makan beliau akan mengambil sedikit garam menggunakan jari kecilnya, kemudian menghisap garam tersebut.

Menurut penelitian garam merupakan sumber mineral dari tanah yang diperlukan oleh badan kita. Kedua garam yang sudah berada di jari kita itu adalah sama dengan satu liter air mineral Kita berasal dari tanah maka lumrahnya bahan yang asal dari bumi (tanah) inilah yg paling berkhasiat untuk kita. Selain sebagai sumber mineral, garam juga termasuk penawar yang paling mujarab bagi keracunan.

Rasulullah akan mengunyah sebanyak 40 kali untuk membiarkan makanan itu betul-betul lumat agar perut kita senang memproseskan makanan itu.

Kemudian membaca Basmallah. Membaca Basmalah sebelum makan untuk mengelakkan penyakit, karena bakteri dan (/ racun yang ada akan membuat perjanjian dengan Allah Swt. apabila Basmalah dibaca maka bakteri dan racun akan musnah dari sumber makanan itu. Wallahu A’lam

BACA JUGA: Manfaat Minyak Zaitun

Sumber: M Nur Aini, M.Kes, 2018, Tips Sehat Rasulullah; meneladani hidup sehat Ala Rasulullah, Klaten: Semesta Hikmah Publishing, 2018. Hal. 99

Sharing Sosial Media

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *