SAYA TIDAK MAU BERPISAH DENGAN HARTA SAYA

“Barangsiapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki), dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.”

(Al-Baqarah: 245)

 

Ilustrasi

Haji Usman, sebutlah begitu namanya, mungkin orang tuanya dulu berdoa agar sang putra mewarisi kemuliaan Sayidina Utsman bin Affan radhiyallaahu “anhu. Pemilik salah satu usaha batik terkemuka di Yogyakarta ini memang dikenal atas kedermawanannya seakan-akan harta telah begitu tak berharga baginya. Seakan-akan dunia telah begitu hina di matanya. Ringan baginya membuka kotak persediaan, gampang baginya menyeluk kantung simpanan, dan seakan-akan tanpa beban ia mengulur bantuan. Inilah mungkin sosok nyata orang yang dunia dalam tangannya dan akhirat dalam hatinya. Kemudian, beberapa orang pengusaha muda yang bersemangat mendatanginya.

“Ajarkan pada kami, Ji,” kata mereka, “bagaimana caranya agar kami seperti Haji Usman. Bisa tidak cinta pada harta dan tidak sayang pada kekayaan, bersedekah terasa ringan.”

“Wah,” sahut Haji Usman tertawa, “salah alamat!” “Lho?”

“Lha, iya. Kalian datang pada orang yang salah. Saya ini sangat mencintai harta saya. Saya ini sangat mencintai kekayaan saya.”

“Lho?”

“Kok, lho? sebab saking cinta dan sayangnya saya pada harta sampai-sampai saya tidak rela meninggalkan harta saya di dunia ini. Saya tidak mau berpisah dengan kekayaan saya. Itu sebabnya, Sementara ini saya titip-titipkan mereka dulu. Saya titipkan mereka pada masjid, pada anak yatim, madrasah, pesantren, pejuang fiisabilillah. Alhamdulillaah, ada yang berkenan dititipi, saya senang sekali. Alhamdulillaah, ada yang sudi diamanati, saya bahagia sekali. Pokoknya, di akhirat nanti mau saya ambil lagi! Saya ingin kekayaan saya itu dapat saya nikmati berlipat-lipat di akhirat.” “Lha …!”

Sumber: Ibnu Basyar, Menjadi bijak dan bijaksana; jilid II, Depok; Gema Insani, 2016. Hal. 29.

Sharing Sosial Media

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *