EMPAT HUTANG YANG WAJIB DISEGERAKAN

 

Tanya:

Pak Ustadz, saya pernah mendengar ceramah di televisi tentang hutang yang wajib disegerakan, saya mohon pencerahannya!

 

Jawab:

Di dalam kehidupan, hutang bukanlah suatu aib. Hutang juga bukan sebuah larang. Karena, hidup manusia tidak sama, kadang jaya, kadang pula sedang tidak baik kondisinya. Dalam kondisi kita sedang dibawah, salah satu solusinya kadang, kita berhutang, baik pada teman, atau pada lembaga tertentu yang menyediakan hutang-piutang.

Di dalam agama islam, ada batas perjanjian antara si penghutang dan yang berhutang. Bahkan, orang yang meninggal dunia, tetap wajib membayar hutang. Kita mungkin sering mendengar saat pemakaman orang yang meninggal, tuan rumah akan menyampaikan sesuatu, tentang orang yang meninggal, salah satunya misalnya, “jika almarhum/almarhumah memiliki hutang kepada saudara-saudara sekalian, mohon segera menghubungi ahli waris” Kalimat ini menandakan bahwa hutang memang sesuatu yang wajib disegerakan untuk dilunasi.

Di dalam agama islam, ada empat hutang yang harus disegera 1 kan untuk dibayar, terutama bagi mereka yang sudah meninggal dunia. Empat hutang itu adalah hutang pada orang lain: hutang puasa, hutang menghajikan orang tua yang benriat ingin dihajekan dan terakhir hutang shalat.

Sharing Sosial Media

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *